ghairul muslim
/ɣajru l-muslim/
🇸🇦Bahasa ArabAgamaSosiologiHukum IslamNetral
Ringkasan Makna
Istilah yang merujuk kepada orang yang tidak memeluk agama Islam.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Berasal dari bahasa Arab 'ghair' (selain/bukan) dan 'muslim' (orang yang berserah diri/pemeluk Islam). Istilah ini digunakan dalam konteks teologi, hukum, dan sosiologi Islam untuk mengklasifikasikan individu atau kelompok yang tidak menganut agama Islam. Penggunaannya sering ditemukan dalam literatur fikih atau diskusi mengenai hubungan antarumat beragama.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Islam mengajarkan untuk berbuat adil kepada ghairul muslim dalam kehidupan bermasyarakat.”
→Islam teaches to be fair to non-Muslims in social life.
“Hak-hak ghairul muslim dijamin dalam piagam tersebut.”
→The rights of non-Muslims are guaranteed in the charter.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan serapan dari bahasa Arab yang secara harfiah berarti 'selain Muslim'. Penggunaannya dalam bahasa Indonesia sering dianggap lebih netral atau formal dibandingkan istilah 'kafir' dalam konteks diplomasi atau interaksi sosial modern.