idrak
/ɪdˈraːk/
🇸🇦Bahasa ArabFilsafatTasawufBahasa ArabAgama IslamNetral
Ringkasan Makna
Idrak adalah kemampuan akal atau indra untuk memahami, menyadari, dan menangkap suatu hakikat atau objek pengetahuan secara langsung.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'idrak' berasal dari bahasa Arab (إدراك) yang secara harfiah berarti pencapaian, pemahaman, kesadaran, atau persepsi. Dalam konteks filsafat Islam dan tasawuf, idrak merujuk pada daya tangkap akal atau hati (qalbu) terhadap suatu kebenaran, objek, atau realitas. Idrak dibagi menjadi berbagai tingkatan, mulai dari pengindraan lahiriah (idrak hasi) hingga pemahaman intuitif atau spiritual yang mendalam (idrak 'aqli atau qalbi).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Al-aqlu huwa al-alatul-latī biha yakhruju al-insanu ila idraki al-haqa'iq.”
→Akal adalah alat yang digunakan manusia untuk mencapai pemahaman terhadap hakikat-hakikat.
“Idrak al-waqi' al-muhasar yahtaju ila tahlil 'amiq.”
→Kesadaran dan pemahaman terhadap realitas yang ada membutuhkan analisis yang mendalam.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah serapan dari bahasa Arab yang banyak diserap ke dalam khazanah bahasa Indonesia, khususnya dalam literatur keislaman, tasawuf, dan pemikiran filosofis klasik untuk mendefinisikan proses kognitif dan spiritual.