irasionalisme
/ira.si.o.naˈlis.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatPsikologiIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Paham atau aliran filsafat yang menolak dominasi akal budi dan mengutamakan intuisi, insting, atau perasaan dalam mencapai kebenaran.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Irasionalisme adalah pandangan filosofis yang menekankan bahwa akal atau rasio manusia memiliki keterbatasan dalam memahami kenyataan yang hakiki. Aliran ini menganggap bahwa aspek-aspek non-rasional seperti emosi, keyakinan mistis, kehendak, dan pengalaman langsung jauh lebih penting atau mendasar dibandingkan logika formal dalam menjelaskan eksistensi dan perilaku manusia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Beberapa filsuf abad ke-19 mengkritik rasionalisme murni dan beralih pada irasionalisme.”
→Beberapa filsuf abad ke-19 mengkritik rasionalisme murni dan beralih pada irasionalisme.
“Keputusan yang diambil berdasarkan dorongan emosional sering kali dikaitkan dengan irasionalisme.”
→Keputusan yang diambil berdasarkan dorongan emosional sering kali dikaitkan dengan irasionalisme.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Belanda 'irrationalisme' atau bahasa Inggris 'irrationalism', yang berakar dari bahasa Latin 'irrationalis' (tidak berakal) ditambah akhiran '-isme'.