antirasionalisme
/an.ti.ra.si.o.na.lis.mษ/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFilsafatIdeologiSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Paham atau sikap yang menolak atau menentang penggunaan rasio (akal budi) sebagai dasar utama dalam memahami realitas atau kebenaran.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Antirasionalisme adalah posisi filosofis atau sikap intelektual yang membatasi atau menyangkal otoritas akal budi (rasio) dalam mencapai pengetahuan. Paham ini sering kali menekankan pentingnya intuisi, emosi, pengalaman mistis, tradisi, atau iman sebagai sumber kebenaran yang lebih valid daripada logika deduktif atau metode ilmiah yang kaku. Dalam konteks sejarah, antirasionalisme sering muncul sebagai reaksi terhadap dominasi positivisme atau rasionalisme ekstrem yang dianggap mengabaikan dimensi kemanusiaan yang subjektif.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBeberapa gerakan romantisisme pada abad ke-19 menunjukkan kecenderungan antirasionalisme yang kuat.โ
โBeberapa gerakan romantisisme pada abad ke-19 menunjukkan kecenderungan antirasionalisme yang kuat.
โKritik terhadap antirasionalisme sering kali menyoroti potensi kemunduran dalam kemajuan ilmu pengetahuan.โ
โKritik terhadap antirasionalisme sering kali menyoroti potensi kemunduran dalam kemajuan ilmu pengetahuan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini dibentuk dari awalan 'anti-' (melawan) dan 'rasionalisme' (paham yang mengutamakan akal). Istilah ini berkembang dalam diskursus filsafat Barat sebagai antitesis terhadap tradisi Pencerahan (Enlightenment) yang sangat mendewakan rasio.