klamm
/klam/
๐ฉ๐ชBahasa JermanKata SifatBahasa JermanInformalGeografi
Ringkasan Makna
Dalam bahasa Jerman, 'klamm' bermakna lembap dingin, kaku karena dingin, atau secara informal berarti kekurangan uang (bokek). Sebagai kata benda ('die Klamm'), bermakna ngarai atau jurang sempit.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'klamm' memiliki dua fungsi utama dalam bahasa Jerman. Sebagai kata sifat (adjektiva), kata ini menggambarkan kondisi basah/lembap yang dingin (seperti pakaian belum kering atau kulit) atau kondisi anggota tubuh yang kaku akibat suhu dingin. Dalam bahasa sehari-hari, frasa 'klamm sein' bermakna sedang tidak punya uang atau bokek. Sebagai kata benda ('die Klamm', dengan kapitalisasi), kata ini digunakan dalam bidang geografi untuk merujuk pada ngarai sempit yang sangat curam dan dalam di area pegunungan, sering kali dialiri oleh arus air yang deras.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMeine Hรคnde sind kalt und klamm.โ
โTangan saya dingin dan kaku lembap.
โIch wรผrde gerne mitkommen, aber ich bin diesen Monat finanziell klamm.โ
โSaya ingin ikut, tetapi bulan ini kondisi keuangan saya sedang bokek.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman Tingkat Menengah (Middle High German) 'klam' yang berarti 'terjepit', 'sempit', atau 'menekan'. Konsep 'terjepit' ini berkembang menjadi gambaran jurang yang sempit ('die Klamm'), sensasi kaku terhimpit dingin, hingga kondisi finansial yang 'terdesak' (bokek).