konvensionalisme
/kon.ven.si.o.na.lis.mษ/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFilsafatSosiologiBudayaNetral
Ringkasan Makna
Paham atau sikap yang sangat menjunjung tinggi adat istiadat, tradisi, atau norma-norma yang berlaku secara umum.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Konvensionalisme adalah pandangan atau praktik yang menekankan kepatuhan pada konvensi, norma sosial, atau tradisi yang telah mapan. Dalam konteks filsafat, istilah ini sering merujuk pada gagasan bahwa prinsip-prinsip dasar, seperti kebenaran atau moralitas, didasarkan pada kesepakatan sosial (konvensi) daripada kebenaran objektif yang mutlak. Dalam kehidupan sehari-hari, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan sikap seseorang yang konservatif atau enggan melakukan perubahan radikal terhadap tatanan yang sudah ada.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSikap konvensionalisme yang kaku dalam organisasi tersebut menghambat munculnya inovasi baru.โ
โThe rigid conventionalism within the organization hinders the emergence of new innovations.
โDalam filsafat bahasa, konvensionalisme menyatakan bahwa makna kata ditentukan oleh kesepakatan pengguna bahasa.โ
โIn philosophy of language, conventionalism states that the meaning of words is determined by the agreement of language users.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata 'konvensi' yang diserap dari bahasa Belanda 'conventie' atau Inggris 'convention', yang berakar dari bahasa Latin 'conventio' (pertemuan/kesepakatan). Akhiran '-isme' menunjukkan paham atau aliran.