tradisionalisme
/tra.disio.nal.is.me/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPolitikSosialKebudayaan
Ringkasan Makna
Pendukung atau penggemar tradisi dan nilai-nilai lama dalam masyarakat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tradisionalisme adalah ideologi atau sikap yang mendukung dan mempromosikan nilai-nilai, tradisi, dan kebiasaan lama dalam masyarakat. Orang yang menganut tradisionalisme cenderung menginginkan kehidupan yang lebih sederhana, lebih dekat dengan alam, dan lebih menghargai warisan budaya masa lalu. Mereka sering kali melawan perubahan sosial dan teknologi yang mereka anggap tidak sesuai dengan nilai-nilai tradisional. Dalam konteks politik, tradisionalisme dapat berarti mendukung pemerintahan yang lebih sentralisasi dan mengikuti tradisi politik yang telah ada sebelumnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia adalah seorang tradisionalis yang tidak ingin melihat perubahan besar dalam masyarakat.โ
โDia adalah seorang yang mendukung tradisi dan tidak ingin melihat perubahan besar dalam masyarakat.
โPartai politik tersebut dikenal sebagai partai tradisionalis karena mendukung nilai-nilai lama.โ
โPartai politik tersebut dikenal sebagai partai yang mendukung tradisi karena mendukung nilai-nilai lama.
Asal-usul & Konteks Budaya
Konsep tradisionalisme telah ada sejak zaman kuno dan dapat ditemukan dalam berbagai budaya dan peradaban. Dalam konteks Indonesia, tradisionalisme sering kali terkait dengan nilai-nilai kebudayaan dan tradisi lama yang masih dipertahankan hingga saat ini.