krupuk
/kru.pสk/
๐ฎ๐ฉBahasa Indonesiakulinermakanan ringantradisionalNetral
Ringkasan Makna
Makanan ringan renyah yang dibuat dari adonan tepung tapioka dicampur bahan perasa seperti udang atau ikan, yang dikeringkan lalu digoreng.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Krupuk (atau kerupuk) adalah jenis makanan ringan tradisional di Indonesia yang terbuat dari adonan pati (biasanya tepung tapioka) yang dikombinasikan dengan bahan tambahan pemberi rasa seperti hancuran daging udang, ikan, atau bawang. Adonan tersebut dikukus, diiris tipis-tipis setelah dingin, dijemur hingga kering, dan kemudian digoreng dalam minyak panas yang banyak hingga mengembang dan bertekstur renyah. Krupuk sering dijadikan sebagai hidangan pelengkap (pendamping) untuk berbagai makanan utama seperti nasi goreng, soto, atau gado-gado.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMakan soto ayam rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran krupuk di sampingnya.โ
โMakan soto ayam rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran kerupuk di sampingnya.
โAnak-anak sangat menyukai krupuk udang yang gurih dan renyah itu.โ
โAnak-anak sangat menyukai kerupuk udang yang gurih dan renyah itu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'krupuk' merupakan bentuk kata baku tidak resmi atau variasi ejaan dari 'kerupuk' dalam bahasa Indonesia. Makanan ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Nusantara sejak berabad-abad lalu sebagai pelengkap hidangan sehari-hari maupun dalam berbagai perayaan, termasuk tradisi perlombaan 17 Agustus.