kumkum
/kum.kum/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBudayaTradisiKepercayaanNetral
Ringkasan Makna
Tradisi merendam benda pusaka atau jimat ke dalam air kembang pada malam tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kumkum adalah praktik ritual dalam kebudayaan Jawa yang melibatkan perendaman benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan magis atau spiritual (seperti keris, batu akik, atau jimat) ke dalam air yang telah dicampur dengan bunga-bungaan (bunga setaman). Ritual ini biasanya dilakukan pada malam hari, terutama pada malam Jumat Kliwon atau malam 1 Suro, dengan tujuan untuk 'membersihkan' atau 'mengisi kembali' energi spiritual benda tersebut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBapak lagi kumkum keris pusaka ing wengi Jumat Kliwon.โ
โBapak sedang melakukan ritual kumkum keris pusaka pada malam Jumat Kliwon.
โRitual kumkum iku dadi salah siji tradisi sing isih dilakoni masyarakat Jawa.โ
โRitual kumkum itu menjadi salah satu tradisi yang masih dilakukan oleh masyarakat Jawa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa 'kum' yang berarti rendam. Tradisi ini berakar dari kepercayaan animisme dan dinamisme yang kemudian berakulturasi dengan budaya Jawa, di mana air dianggap sebagai media pembersih yang paling suci.