membangun kembali kepercayaan
/membɑŋgun kembali kəpərˈtjaʌn/
🇮🇩Bahasa IndonesiaKepribadianHubunganKomunikasiNetral
Ringkasan Makna
Mengembalikan kepercayaan yang telah hilang dalam hubungan atau komunikasi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Membangun kembali kepercayaan adalah proses mengembalikan kepercayaan yang telah hilang dalam hubungan atau komunikasi. Ini melibatkan upaya untuk memahami dan memperbaiki kesalahan atau kekurangan yang menyebabkan kehilangan kepercayaan. Dalam konteks hubungan, membangun kembali kepercayaan dapat berarti mengembalikan kepercayaan pasangan, teman, atau keluarga setelah terjadinya konflik atau kesalahpahaman. Dalam konteks komunikasi, membangun kembali kepercayaan dapat berarti mengembalikan kepercayaan masyarakat atau publik setelah terjadinya skandal atau kesalahan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia harus membangun kembali kepercayaan dengan pasangannya setelah terjadinya konflik.”
→Dia harus mengembalikan kepercayaan dengan pasangannya setelah terjadinya konflik.
“Perusahaan harus membangun kembali kepercayaan dengan masyarakat setelah terjadinya skandal.”
→Perusahaan harus mengembalikan kepercayaan dengan masyarakat setelah terjadinya skandal.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini merupakan istilah yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan proses mengembalikan kepercayaan yang telah hilang dalam hubungan atau komunikasi. Istilah ini tidak memiliki asal-usul yang spesifik, tetapi merupakan bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari.