memperbaiki kepercayaan
/məm.pər.ba.i.ki kə.pər.ca.ya.an/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPsikologiKomunikasiHubungan InterpersonalNetral
Ringkasan Makna
Proses memulihkan atau membangun kembali keyakinan dan rasa aman terhadap seseorang atau sesuatu yang sempat rusak atau hilang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Memperbaiki kepercayaan adalah tindakan sadar dan berkelanjutan untuk mengembalikan integritas, kredibilitas, atau rasa aman dalam sebuah hubungan (baik personal, profesional, maupun sosial) setelah terjadi pengkhianatan, kegagalan, atau kesalahan. Proses ini melibatkan transparansi, konsistensi perilaku, permintaan maaf yang tulus, dan waktu yang cukup untuk membuktikan bahwa pihak yang bersangkutan dapat diandalkan kembali.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Setelah skandal tersebut, perusahaan berusaha keras memperbaiki kepercayaan pelanggan melalui transparansi data.”
→After the scandal, the company worked hard to restore customer trust through data transparency.
“Memperbaiki kepercayaan dalam sebuah hubungan membutuhkan waktu dan pembuktian nyata, bukan sekadar kata-kata.”
→Restoring trust in a relationship requires time and concrete proof, not just words.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan frasa kerja yang umum digunakan dalam konteks psikologi populer dan manajemen krisis di Indonesia. Tidak memiliki asal-usul etimologis khusus karena merupakan gabungan kata dasar 'perbaiki' (membuat menjadi lebih baik) dan 'kepercayaan' (keyakinan terhadap sesuatu), yang mencerminkan nilai sosial masyarakat Indonesia yang sangat menjunjung tinggi konsep 'amanah' atau kepercayaan dalam relasi sosial.