menghindari kebahagiaan
/mษล.hi.nหda.ri kษ.ba.ha.gi.an/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPsikologiFrasaFilosofisNetral
Ringkasan Makna
Suatu kondisi atau perilaku di mana seseorang secara sadar maupun tidak sadar menjauhi situasi, perasaan, atau hal-hal yang dapat membawa kebahagiaan bagi dirinya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini merujuk pada fenomena psikologis di mana individu merasa tidak layak, takut akan kehilangan, atau merasa cemas terhadap kebahagiaan (sering dikaitkan dengan istilah 'cherophobia'). Hal ini bisa terjadi karena trauma masa lalu, rasa bersalah yang mendalam, atau keyakinan bahwa kebahagiaan selalu diikuti oleh kesedihan atau musibah. Dalam konteks sosial, ini sering terlihat ketika seseorang menolak peluang baik atau hubungan yang sehat karena merasa tidak nyaman dengan perasaan positif yang intens.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia seringkali menghindari kebahagiaan karena merasa tidak pantas mendapatkannya setelah apa yang terjadi di masa lalunya.โ
โHe often avoids happiness because he feels he doesn't deserve it after what happened in his past.
โKetakutan akan kehilangan membuat banyak orang secara tidak sadar memilih untuk menghindari kebahagiaan.โ
โThe fear of loss makes many people subconsciously choose to avoid happiness.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini bukan merupakan istilah teknis medis tunggal, melainkan deskripsi perilaku yang sering dibahas dalam psikologi populer dan literatur pengembangan diri. Dalam budaya Indonesia, perilaku ini sering dikaitkan dengan konsep 'pamali' atau rasa rendah diri yang mendalam, di mana seseorang merasa bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang 'tidak wajar' atau 'berlebihan' bagi mereka.