menolak sukacita
mษ.no.lak su.ka.tสi.ta
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPsikologiFilosofiEmosiNetral
Ringkasan Makna
Sebuah kondisi psikologis atau sikap di mana seseorang secara sadar atau tidak sadar menghindari perasaan bahagia karena rasa takut atau trauma.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Menolak sukacita (sering dikaitkan dengan istilah 'foreboding joy' dalam psikologi) adalah fenomena di mana seseorang merasa cemas atau takut saat mengalami kebahagiaan yang mendalam. Hal ini biasanya terjadi karena individu tersebut merasa bahwa kebahagiaan adalah 'pintu masuk' menuju kesedihan atau kehilangan di masa depan, sehingga mereka memilih untuk membatasi atau menolak rasa syukur dan kegembiraan agar tidak merasa terlalu sakit jika hal buruk terjadi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia terus-menerus menolak sukacita karena takut jika ia merasa terlalu bahagia, sesuatu yang buruk akan terjadi padanya.โ
โHe constantly rejects joy because he is afraid that if he feels too happy, something bad will happen to him.
โPraktik bersyukur adalah cara terbaik untuk melawan kecenderungan menolak sukacita dalam hidup sehari-hari.โ
โThe practice of gratitude is the best way to fight the tendency to reject joy in daily life.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini dipopulerkan secara luas dalam literatur psikologi modern, terutama oleh peneliti Brenรฉ Brown, yang mengidentifikasi bahwa banyak orang merasa rentan saat merasa bahagia. Secara budaya, ini sering muncul pada individu yang memiliki trauma masa lalu atau kecemasan kronis yang membuat mereka merasa tidak layak atau tidak aman saat berada dalam situasi yang menyenangkan.