mengikhlaskan
/məŋiklas.kan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaVerbaPsikologiSpiritual
Ringkasan Makna
Merelakan atau melepaskan sesuatu dengan tulus hati tanpa ada rasa berat, penyesalan, atau dendam.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mengikhlaskan adalah proses mental dan spiritual untuk merelakan, melepaskan, atau menyerahkan sesuatu—baik itu kehilangan seseorang, materi, maupun cita-cita—dengan ketulusan batin. Tindakan ini melibatkan penerimaan penuh atas kenyataan yang tidak dapat diubah serta pembebasan diri dari beban emosional negatif seperti rasa sakit hati atau kepemilikan yang berlebihan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Butuh waktu dan proses yang tidak sebentar baginya untuk mengikhlaskan kepergian sang ayah.”
→Butuh waktu dan proses yang tidak sebentar baginya untuk mengikhlaskan kepergian sang ayah.
“Kita harus belajar mengikhlaskan kegagalan ini dan fokus pada kesempatan berikutnya.”
→Kita harus belajar mengikhlaskan kegagalan ini dan fokus pada kesempatan berikutnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diturunkan dari kata dasar 'ikhlas' yang diserap dari bahasa Arab 'ikhlāṣ' (إخلاص), bermakna kemurnian atau ketulusan. Dalam budaya Indonesia yang dipengaruhi nilai keagamaan, mengikhlaskan dianggap sebagai kebajikan tertinggi dalam menghadapi ujian hidup dan musibah.