Mengontrol kekuasaan
/mษลkษtrol kekuasaan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPolitikKekuasaanPemerintahan
Ringkasan Makna
Mengambil alih atau memegang kendali atas kekuasaan atau otoritas dalam suatu organisasi, negara, atau sistem.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mengontrol kekuasaan adalah proses atau kondisi di mana seseorang atau kelompok mengambil alih atau memegang kendali atas kekuasaan atau otoritas dalam suatu organisasi, negara, atau sistem. Ini dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti melalui pemilihan, kudeta, atau kekuasaan yang diperoleh melalui kekerasan. Dalam konteks politik, mengontrol kekuasaan seringkali terkait dengan konsep otoritarianisme, di mana pemerintah atau kelompok yang berkuasa memiliki kontrol yang kuat atas kebijakan dan keputusan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPresiden baru mengontrol kekuasaan setelah kemenangan pemilu.โ
โPresiden baru mengambil alih kekuasaan setelah kemenangan pemilu.
โPartai politik yang berkuasa mengontrol kekuasaan dengan cara memanipulasi sistem elektoral.โ
โPartai politik yang berkuasa memegang kendali atas kekuasaan dengan cara memanipulasi sistem elektoral.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini umum digunakan dalam konteks politik dan pemerintahan di Indonesia dan negara-negara lain. Asal-usul kata ini tidak diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan besar berkaitan dengan konsep kekuasaan dan otoritas dalam suatu sistem politik.