menyerahkan kekuasaan
/mษ.ษฒษ.rah.kan kษ.ku.a.sa.an/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPolitikHukumPemerintahanNetral
Ringkasan Makna
Tindakan memberikan atau melepaskan wewenang, kendali, atau hak memerintah kepada pihak lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Menyerahkan kekuasaan adalah proses formal atau informal di mana seseorang, kelompok, atau lembaga yang memegang kendali atas suatu wilayah, organisasi, atau negara memberikan wewenang tersebut kepada pihak lain. Dalam konteks politik, ini sering dikaitkan dengan transisi pemerintahan, pengunduran diri pemimpin, atau suksesi kepemimpinan. Tindakan ini bisa bersifat sukarela (seperti dalam pemilu yang demokratis) atau terpaksa (akibat tekanan politik, revolusi, atau kudeta).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPresiden akhirnya memutuskan untuk menyerahkan kekuasaan secara damai demi stabilitas negara.โ
โThe president finally decided to hand over power peacefully for the sake of national stability.
โDewan direksi mendesak CEO untuk segera menyerahkan kekuasaan kepada penggantinya.โ
โThe board of directors urged the CEO to immediately hand over power to his successor.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan frasa kerja yang terbentuk dari kata dasar 'serah' (memberikan) dan 'kuasa' (wewenang). Dalam sejarah Indonesia, istilah ini sering muncul dalam narasi politik, terutama saat transisi pemerintahan dari masa Orde Lama ke Orde Baru (Supersemar) atau pada masa Reformasi 1998.