mentega putih
/mənˈtɛ.ɡa ˈpu.tɪh/
🇮🇩Bahasa IndonesiaKulinerBahan MakananTeknisNetral
Ringkasan Makna
Lemak nabati padat berwarna putih yang terbuat dari minyak sayur yang telah mengalami hidrogenasi, biasa digunakan dalam pembuatan kue dan roti.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mentega putih atau yang sering dikenal sebagai shortening adalah lemak padat yang umumnya diperoleh dari minyak nabati (seperti minyak kelapa sawit atau kedelai) melalui proses kimia hidrogenasi untuk mengubah wujudnya menjadi padat pada suhu ruang. Berbeda dengan mentega biasa (butter) atau margarin, mentega putih tidak mengandung air atau susu, sehingga memberikan tekstur yang lebih renyah (crumbly) pada kue kering, kue pie, serta menjaga bentuk hiasan krim (buttercream) agar tidak mudah meleleh.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Resep kue kering ini menggunakan mentega putih agar teksturnya lebih renyah dan tahan lama.”
→Resep kue kering ini menggunakan mentega putih agar teksturnya lebih renyah dan tahan lama.
“She used shortening to make the pie crust flaky and tender.”
→Dia menggunakan mentega putih untuk membuat kulit pai menjadi rapuh dan lembut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini masuk ke dalam kosakata kuliner Nusantara seiring dengan diperkenalkannya teknik pembuatan kue Barat (baking) yang membutuhkan lemak tanpa kandungan air untuk mendapatkan kestabilan suhu dan kerenyahan kue tertentu.