menuntut kepakaran
/məˈnʊ.tʊt kə.paˈka.ran/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBakuFrasaFormalAkademik
Ringkasan Makna
Memerlukan keahlian, keterampilan khusus, atau pengetahuan mendalam dalam bidang tertentu untuk dapat melakukannya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "menuntut kepakaran" digunakan untuk menyatakan bahwa suatu pekerjaan, situasi, masalah, atau bidang studi tidak bisa dikerjakan atau dipahami oleh orang awam secara sembarangan, melainkan memerlukan seseorang yang memiliki keahlian, kualifikasi profesional, dan pengalaman mendalam di bidang tersebut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kasus hukum yang rumit ini menuntut kepakaran di bidang hukum pidana internasional.”
→Kasus hukum yang rumit ini memerlukan keahlian khusus di bidang hukum pidana internasional.
“Restorasi lukisan kuno abad ke-17 itu menuntut kepakaran tingkat tinggi agar tidak merusak keasliannya.”
→Restorasi lukisan kuno abad ke-17 itu memerlukan keahlian tingkat tinggi agar tidak merusak keasliannya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk dari gabungan kata dasar 'tuntut' (dengan awalan me-) yang berarti meminta atau mewajibkan, dan 'kepakaran' yang berasal dari kata 'pakar' dengan imbuhan ke-...-an, merujuk pada sifat atau status sebagai ahli. Frasa ini lazim ditemukan dalam konteks profesional, ilmiah, jurnalistik, dan teknis.