naik takhta
/na.ik tah.ta/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaUngkapanSejarahPolitikNetral
Ringkasan Makna
Menjadi raja, ratu, atau penguasa secara resmi dalam sistem monarki.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Naik takhta adalah frasa idiomatik yang berarti resmi memulai masa pemerintahan sebagai raja, ratu, atau pemimpin monarki. Proses ini menandai pengangkatan kekuasaan seorang penguasa baru dan biasanya diiringi dengan upacara penobatan resmi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPangeran Charles resmi naik takhta menjadi Raja Charles III setelah ibundanya wafat.โ
โPangeran Charles resmi naik takhta menjadi Raja Charles III setelah ibundanya wafat.
โMasyarakat menyambut sukacita momen ketika putra mahkota naik takhta menggantikan ayahnya.โ
โMasyarakat menyambut sukacita momen ketika putra mahkota naik takhta menggantikan ayahnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'takhta' diserap dari bahasa Arab (ุชูุฎูุช, takht) yang berakar dari bahasa Persia, bermakna kursi kebesaran atau singgasana raja. Ungkapan 'naik takhta' secara harfiah menggambarkan tindakan menduduki singgasana sebagai simbol dimulainya kekuasaan seorang monark.