Nivellierung
/nivɛˈliːʁʊŋ/
🇩🇪Bahasa Jermansosiologiistilah teknisbahasa JermanNetral
Ringkasan Makna
Proses perataan, penyetaraan, atau penghilangan perbedaan tingkat sosial dan ekonomi dalam suatu kelompok masyarakat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'Nivellierung' berasal dari bahasa Jerman yang secara harfiah berarti 'penyandaran', 'perataan', atau 'levelling'. Dalam konteks sosiologi dan ilmu politik (terutama dalam konsep 'nivellierte Mittelstandsgesellschaft' oleh sosiolog Helmut Schelsky), istilah ini merujuk pada fenomena perataan kelas sosial, di mana perbedaan mencolok antara kelas atas, menengah, dan bawah menjadi kabur karena sebagian besar populasi menikmati standar hidup, konsumsi, dan gaya hidup yang relatif seragam di tingkat menengah.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Nivellierung der Gesellschaft führt zu einer Verwischung klassischer Klassenunterschiede.”
→Perataan masyarakat mengarah pada kaburnya perbedaan kelas klasik.
“Kritiker warnen vor einer Nivellierung kultureller Unterschiede durch die Globalisierung.”
→Para kritikus memperingatkan tentang perataan perbedaan budaya akibat globalisasi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata kerja Jerman 'nivellieren' (meratakan permukaan tanah, seperti dalam survei tanah), istilah ini diadopsi ke dalam sosiologi pada pertengahan abad ke-20 untuk menggambarkan perubahan struktur kelas di masyarakat industri modern.