orientalisme
/o.ri.en.ta.lis.mษ/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSastraSejarahSosiologiFilsafatNetral
Ringkasan Makna
Pandangan, studi, atau gaya akademis Barat yang cenderung meromantisasi, merendahkan, atau mendefinisikan Dunia Timur secara stereotip.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Orientalisme merujuk pada cara pandang dunia Barat (Eropa dan Amerika Utara) terhadap masyarakat dan budaya Timur (terutama Timur Tengah dan Asia) melalui kacamata yang seringkali bias, hegemonik, dan mereduksi. Istilah ini dipopulerkan secara luas oleh teoretikus postkolonial Edward Said melalui bukunya tahun 1978 berjudul 'Orientalism', yang berargumen bahwa penggambaran Dunia Timur oleh Barat digunakan sebagai alat untuk mendominasi dan mengontrol wilayah tersebut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โEdward Said's book critiqued the way nineteenth-century literature engaged in orientalism.โ
โBuku Edward Said mengkritik cara sastra abad kesembilan belas terlibat dalam orientalisme.
โKritik terhadap orientalisme membantu mendekkonstruksi bias budaya dalam studi kawasan.โ
โKritik terhadap orientalisme membantu mendekkonstruksi bias budaya dalam studi kawasan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'oriens' (timur) melalui bahasa Prancis dan Inggris, yang awalnya merujuk pada studi akademik tentang bahasa, sejarah, dan kebudayaan Timur, sebelum akhirnya didefinisikan ulang oleh Edward Said sebagai wacana kekuasaan politik dan budaya.