outsourcing
/ˈaʊtˌsɔːsɪŋ/
🇬🇧Bahasa InggrisekonomibisnisketenagakerjaanNetral
Ringkasan Makna
Praktik bisnis menggunakan tenaga kerja atau layanan dari pihak ketiga di luar perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Outsourcing atau alih daya adalah suatu strategi bisnis di mana suatu perusahaan mengontrak pihak luar (vendor atau penyedia jasa) untuk menjalankan fungsi, memproduksi barang, atau menyediakan layanan tertentu yang biasanya dikerjakan sendiri oleh karyawan internal perusahaan tersebut. Praktik ini umum dilakukan untuk menekan biaya operasional, meningkatkan efisiensi, dan memfokuskan sumber daya pada inti bisnis utama.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The company decided to use outsourcing for its customer service department to reduce operational costs.”
→Perusahaan tersebut memutuskan untuk menggunakan alih daya untuk departemen layanan pelanggannya guna menekan biaya operasional.
“Many tech startups rely on outsourcing for software development during their early stages.”
→Banyak perusahaan rintisan teknologi mengandalkan alih daya untuk pengembangan perangkat lunak pada tahap awal mereka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris, gabungan dari kata 'out' (luar) dan 'sourcing' (pencarian sumber). Istilah ini mulai populer dalam dunia bisnis global pada akhir abad ke-20 seiring dengan meningkatnya globalisasi dan spesialisasi industri.