patetik
/paˈtɛ.tɪk/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAdjektivaSastraPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Bersifat menyedihkan, mengharukan, atau menimbulkan rasa iba; terkadang juga bermakna menyedihkan karena sangat buruk atau mengecewakan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'patetik' memiliki dua nuansa makna utama dalam bahasa Indonesia. Pertama, dalam konteks sastra, seni, atau emosi, kata ini merujuk pada sesuatu yang membangkitkan rasa kasihan, haru, atau simpati yang mendalam (berasal dari kata 'patos'). Kedua, dalam penggunaan modern yang sering dipengaruhi oleh bahasa Inggris ('pathetic'), kata ini bergeser makna menjadi meremehkan, yakni sangat buruk, menyedihkan, tidak kompeten, atau mengecewakan sehingga memicu rasa iba atau geli.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Penampilannya di atas panggung sangat patetik dan membuat penonton terenyuh.”
→Penampilannya di atas panggung sangat mengharukan dan membuat penonton terenyuh.
“Usaha yang setengah-setengah itu menghasilkan nilai yang patetik.”
→Usaha yang setengah-setengah itu menghasilkan nilai yang sangat menyedihkan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Belanda 'pathetisch' atau bahasa Inggris 'pathetic', yang berakar dari bahasa Yunani kuno 'pathetikos' (berkaitan dengan emosi atau penderitaan, dari kata 'pathos').