KamusLengkap.com

pembayaran tidak resmi

/pəm.ba.ja.ran ti.dak rəs.mi/
🇮🇩Bahasa IndonesiaHukumAdministrasiEtika
Ringkasan Makna

Pemberian uang atau imbalan di luar ketentuan tarif atau prosedur resmi yang berlaku.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Pembayaran tidak resmi merujuk pada segala bentuk transaksi keuangan atau pemberian barang/jasa yang dilakukan di luar jalur formal, sering kali untuk mempercepat proses birokrasi, mendapatkan perlakuan istimewa, atau memengaruhi keputusan pihak berwenang. Istilah ini sering digunakan sebagai eufemisme untuk praktik suap, pungutan liar (pungli), atau gratifikasi yang melanggar hukum dan etika profesional.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Perusahaan tersebut menolak memberikan pembayaran tidak resmi kepada oknum petugas agar proses perizinan berjalan sesuai prosedur.”
→The company refused to provide unofficial payments to the official so that the licensing process would proceed according to procedure.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghapus segala bentuk pembayaran tidak resmi di kantor pelayanan publik.”
→The local government is committed to eliminating all forms of unofficial payments in public service offices.

Asal-usul & Konteks Budaya

Istilah ini muncul dalam konteks tata kelola pemerintahan dan bisnis di Indonesia sebagai cara halus untuk mendeskripsikan praktik korupsi atau pungli tanpa menggunakan kata-kata yang terlalu konfrontatif atau kriminal secara langsung dalam komunikasi formal.

Cari Kata atau Istilah Lainnya