pemimpin pasif
/pəˈmim.pɪn ˈpa.sɪf/
🇮🇩Bahasa IndonesiaManajemenKepemimpinanPsikologi Kerja
Ringkasan Makna
Pemimpin pasif adalah tipe pemimpin yang cenderung menghindari pengambilan keputusan, enggan terlibat dalam operasional tim, dan menyerahkan kendali sepenuhnya kepada bawahan tanpa arahan yang memadai.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pemimpin pasif (sering dikaitkan dengan gaya kepemimpinan laissez-faire ekstrem atau kepemimpinan yang menghindar) adalah kondisi di mana seseorang yang memegang posisi otoritas gagal menjalankan peran kepemimpinannya secara aktif. Mereka biasanya baru bertindak ketika masalah besar sudah terjadi atau ketika ada krisis yang memaksa mereka turun tangan. Gaya ini sering kali menurunkan motivasi tim karena kurangnya bimbingan, kejelasan arah, serta dukungan moral dari atasan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sebagai pemimpin pasif, dia jarang memberikan masukan atau mengevaluasi kinerja tim sampai proyek tersebut mendekati batas waktu.”
→Sebagai pemimpin pasif, dia jarang memberikan masukan atau mengevaluasi kinerja tim sampai proyek tersebut mendekati batas waktu.
“Karyawan merasa kebingungan karena mereka dibiarkan mengambil semua keputusan sendiri tanpa adanya arahan dari atasan yang bersikap sebagai pemimpin pasif.”
→Karyawan merasa kebingungan karena mereka dibiarkan mengambil semua keputusan sendiri tanpa adanya arahan dari atasan yang bersikap sebagai pemimpin pasif.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan gabungan kata dalam bahasa Indonesia yang diadopsi dari kajian ilmu manajemen, psikologi organisasi, dan studi kepemimpinan (leadership studies) untuk mendeskripsikan gaya manajemen yang kurang proaktif dan minim keterlibatan.