pencitra
/pษnหtสi.tra/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSosiologiPolitikBahasa Sehari-hariNetral
Ringkasan Makna
Orang yang melakukan pembentukan citra atau pencitraan diri demi mendapatkan simpati, popularitas, atau keuntungan tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'pencitra' merupakan bentuk turunan tidak baku yang merujuk kepada subjek (pelaku) yang melakukan 'pencitraan'. Istilah ini sering digunakan dalam konteks politik, media sosial, atau kehidupan sosial sehari-hari untuk menyindir seseorang yang menampilkan kebaikan, kepedulian, atau prestasi secara artifisial atau berlebihan semata-mata demi membangun reputasi yang baik di hadapan publik, kerap kali tanpa mencerminkan realitas yang sebenarnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMasyarakat kini semakin cerdas dalam membedakan politisi yang tulus dengan seorang pencitra.โ
โMasyarakat kini semakin cerdas dalam membedakan politisi yang tulus dengan seorang yang suka melakukan pencitraan.
โAksi sosial yang dilakukannya dinilai publik sekadar ulah seorang pencitra demi menaikkan elektabilitas.โ
โAksi sosial yang dilakukannya dinilai publik sekadar ulah seseorang yang mencari citra demi menaikkan elektabilitas.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'citra' (gambar, rupa, kesan) yang mendapat awalan pe- untuk menunjukkan pelaku, menjadi 'pencitra' yang populer dalam diskursus politik dan sosial di Indonesia untuk mengkritik perilaku manipulasi kesan publik.