penggunaan aset
/pษล.gu.na.an a.sษt/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaEkonomiAkuntansiManajemenBaku
Ringkasan Makna
Proses atau tindakan memanfaatkan sumber daya atau kekayaan (baik berwujud maupun tidak berwujud) yang dimiliki oleh individu, perusahaan, atau instansi untuk menghasilkan nilai ekonomi atau mendukung operasional.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Penggunaan aset merujuk pada aktivitas mengoperasikan, memanfaatkan, atau mendayagunakan seluruh kekayaan (aset) yang dimiliki oleh suatu entitas guna mencapai tujuan tertentu. Dalam dunia bisnis dan akuntansi, efektivitas penggunaan aset sangat krusial karena menentukan tingkat produktivitas dan profitabilitas perusahaan, yang sering kali diukur melalui rasio keuangan seperti Return on Assets (ROA). Sementara dalam konteks pemerintahan di Indonesia, istilah ini berkaitan erat dengan pengelolaan Barang Milik Negara atau Daerah (BMN/BMD) agar digunakan secara optimal untuk pelayanan publik dan tidak terbengkalai.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPerusahaan berhasil meningkatkan laba bersih melalui optimalisasi penggunaan aset produksi.โ
โThe company successfully increased net profit through the optimization of production asset utilization.
โAudit internal dilakukan untuk memastikan penggunaan aset negara telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.โ
โAn internal audit was conducted to ensure that the utilization of state assets complies with applicable regulations.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini terbentuk dari gabungan kata 'penggunaan' (proses/cara menggunakan) dan 'aset' (kata serapan dari bahasa Inggris 'asset', yang berakar dari bahasa Prancis Kuno 'assez' berarti 'cukup'). Di Indonesia, konsep penggunaan aset diatur secara ketat dalam standar akuntansi keuangan (SAK) untuk sektor swasta, serta dalam Peraturan Pemerintah terkait Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah untuk sektor publik.