produksi tradisional
/pro.dus.ki.trad.isi.onal/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAgricultureEkonomiSosial
Ringkasan Makna
Produksi tradisional adalah cara produksi yang menggunakan metode dan teknologi yang telah ada sejak lama, biasanya diwariskan dari generasi ke generasi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Produksi tradisional adalah cara produksi yang menggunakan metode dan teknologi yang telah ada sejak lama, biasanya diwariskan dari generasi ke generasi. Metode ini seringkali tidak menggunakan teknologi canggih dan lebih fokus pada keahlian tangan dan pengalaman. Contoh produksi tradisional adalah pertanian organik, perikanan tradisional, dan kerajinan tangan. Produksi tradisional seringkali memiliki nilai tambah karena menggunakan bahan-bahan alami dan tidak menggunakan bahan kimia sintetis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โMasyarakat lokal masih menggunakan produksi tradisional untuk menghasilkan beras dan sayuran.โ
โMasyarakat lokal masih menggunakan cara produksi lama untuk menghasilkan beras dan sayuran.
โPemerintah mempromosikan produksi tradisional sebagai cara untuk melestarikan kebudayaan dan lingkungan.โ
โPemerintah mempromosikan cara produksi lama sebagai cara untuk melestarikan kebudayaan dan lingkungan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Produksi tradisional memiliki sejarah panjang di Indonesia, terutama di pedesaan. Cara produksi ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan masih digunakan hingga saat ini. Pemerintah dan organisasi-organisasi lainnya telah mempromosikan produksi tradisional sebagai cara untuk melestarikan kebudayaan dan lingkungan.