KamusLengkap.com

Rückzugssymptom

/ˈʁʏkˌtsuːksɪmptom/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiMedisPsikiatriNetral
Ringkasan Makna

Gejala putus zat atau gejala penarikan diri yang muncul ketika seseorang berhenti menggunakan zat adiktif atau menghentikan perilaku tertentu.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Rückzugssymptom (kata benda neuter dalam bahasa Jerman, jamak: Rückzugssymptome) adalah istilah medis dan psikologis yang merujuk pada respons fisik dan psikologis tubuh ketika seseorang menghentikan atau mengurangi asupan zat adiktif (seperti nikotin, alkohol, atau obat-obatan) maupun perilaku adiktif. Gejala ini bisa berupa kecemasan, tremor, berkeringat, sakit kepala, atau perubahan suasana hati yang drastis.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Kopfschmerzen sind ein häufiges Rückzugssymptom beim Aufgeben des Kaffeetrinkens.”
→Sakit kepala adalah gejala putus zat yang umum saat berhenti minum kopi.
“Er litt unter starkem Schwitzen als physischem Rückzugssymptom.”
→Dia menderita berkeringat hebat sebagai gejala penarikan fisik.

Asal-usul & Konteks Budaya

Berasal dari bahasa Jerman, gabungan kata 'Rückzug' (penarikan diri) dan 'Symptom' (gejala). Istilah ini lazim digunakan dalam literatur psikologi, kedokteran, dan psikiatri berbahasa Jerman.

Cari Kata atau Istilah Lainnya