Reizempfindlichkeit
/ˈʁaɪ̯t͡sɛmˌp͡fɪndlɪçkaɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiKedokteranKata Benda
Ringkasan Makna
Kecenderungan atau tingkat kerentanan yang tinggi terhadap rangsangan fisik maupun psikologis.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Reizempfindlichkeit adalah istilah dalam bahasa Jerman yang merujuk pada sensitivitas atau kepekaan yang berlebihan terhadap berbagai jenis rangsangan (reiz), baik berupa stimulus sensorik eksternal (seperti cahaya terang, suara bising, sentuhan) maupun stresor internal atau psikologis. Istilah ini sering digunakan dalam konteks psikologi klinis, neurologi, dan kedokteran umum untuk menggambarkan kondisi individu yang sistem sarafnya bereaksi lebih kuat atau lebih cepat terhadap rangsangan dibandingkan rata-rata orang normal.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die erhöhte Reizempfindlichkeit des Patienten erschwert die Diagnose.”
→Peningkatan kepekaan terhadap rangsangan pada pasien tersebut mempersulit diagnosis.
“Menschen mit hoher Reizempfindlichkeit brauchen oft ruhige Rückzugsorte.”
→Orang dengan sensitivitas rangsangan yang tinggi sering kali membutuhkan tempat peristirahatan yang tenang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari kata 'Reiz' (rangsangan/stimulus) dan 'Empfindlichkeit' (sensitivitas/kepekaan). Istilah ini lazim digunakan dalam literatur medis dan psikologis berbahasa Jerman untuk mendeskripsikan kondisi hipersensitivitas.