Rohstoffarmut
/ˈʁoːtʃtɔfˌaʁmuːt/
🇩🇪Bahasa JermanEkonomiGeopolitikSumber DayaNetral
Ringkasan Makna
Kondisi suatu negara atau wilayah yang memiliki keterbatasan atau kekurangan sumber daya alam mentah.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Rohstoffarmut adalah istilah bahasa Jerman yang merujuk pada kelangkaan atau ketiadaan bahan mentah (seperti mineral, minyak bumi, atau logam) di suatu wilayah geografis. Istilah ini sering digunakan dalam konteks ekonomi dan geopolitik untuk menggambarkan ketergantungan suatu negara terhadap impor bahan baku dari luar negeri untuk mendukung industri manufaktur domestiknya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Japan ist ein klassisches Beispiel für ein Land mit ausgeprägter Rohstoffarmut.”
→Jepang adalah contoh klasik negara dengan kelangkaan sumber daya alam yang nyata.
“Die Rohstoffarmut zwingt die Industrie dazu, effizientere Recyclingmethoden zu entwickeln.”
→Kelangkaan bahan mentah memaksa industri untuk mengembangkan metode daur ulang yang lebih efisien.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan kata majemuk bahasa Jerman yang menggabungkan 'Rohstoff' (bahan mentah) dan 'Armut' (kemiskinan/kelangkaan). Istilah ini sangat relevan dalam diskursus ekonomi Jerman pasca-Perang Dunia II yang sangat bergantung pada impor bahan baku.