KamusLengkap.com

sahaya

/sa.ha.ja/
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉBahasa IndonesianominaklasiksastraNetral
Ringkasan Makna

Kata ganti orang pertama (saya) atau sebutan untuk hamba/abdi dalam konteks sastra lama.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Kata 'sahaya' memiliki dua arti utama dalam sejarah bahasa Indonesia. Pertama, kata ini merupakan bentuk arkais atau klasik dari kata ganti orang pertama tunggal (saya). Kedua, dalam sastra klasik atau hikayat, kata ini sering digunakan untuk menyatakan diri sebagai hamba, abdi, atau budak yang merendahkan diri di hadapan penguasa atau orang yang dihormati.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

โ€œAmpunilah hamba, ya tuanku, sahaya datang menghadap untuk menyampaikan laporan.โ€
โ†’Ampunilah hamba, ya tuanku, saya datang menghadap untuk menyampaikan laporan.
โ€œSegala perintah tuanku akan sahaya junjung tinggi.โ€
โ†’Segala perintah tuanku akan saya junjung tinggi.

Asal-usul & Konteks Budaya

Berasal dari bahasa Sanskerta 'sahฤya' (sahabat, kawan, pendamping). Dalam perkembangan bahasa Melayu hingga Indonesia modern, makna kata ini bergeser menjadi 'saya' (kata ganti orang pertama), sementara bentuk asalnya yang bernuansa kerendahan hati kini lebih sering diasosiasikan dengan 'hamba'.

Sinonim & Kata Terkait

Cari Kata atau Istilah Lainnya