Sinnlosigkeit
/ˈzɪnˌloːzɪçkaɪt/
🇩🇪Bahasa JermanNominaFilsafatPsikologi
Ringkasan Makna
Kondisi atau sifat tanpa arti, sia-sia, atau ketiadaan makna.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Sinnlosigkeit adalah sebuah kata benda dalam bahasa Jerman yang berarti kesia-siaan, ketiadaan makna, atau absurditas. Dalam konteks filsafat eksistensialisme dan psikologi, istilah ini sering merujuk pada perasaan atau kondisi di mana seseorang merasa hidup, tindakan, atau kejadian tertentu tidak memiliki tujuan, arti, atau signifikansi yang rasional.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Manchmal spürt man eine tiefe Sinnlosigkeit im täglichen Trott.”
→Terkadang seseorang merasakan kesia-siaan yang mendalam dalam rutinitas harian.
“Er erkannte die Sinnlosigkeit dieses Unterfangens.”
→Dia menyadari kesia-siaan dari usaha tersebut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, dibentuk dari kata sifat 'sinnlos' (tanpa arti/sia-sia) dan akhiran nomina feminim '-keit' (ke-...-an), sangat relevan dalam wacana sastra dan filsafat Jerman seperti karya-karya eksistensialisme.