Stetigkeit
/ˈʃteːtɪçkaɪt/
🇩🇪Bahasa JermanMatematikaFisikaFilosofiNetral
Ringkasan Makna
Kualitas atau keadaan menjadi kontinu, stabil, atau tidak terputus.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks matematika (analisis real), 'Stetigkeit' merujuk pada sifat fungsi yang tidak memiliki lompatan atau diskontinuitas dalam domainnya. Dalam konteks umum, istilah ini merujuk pada konsistensi, keteguhan, atau keberlanjutan suatu proses atau perilaku dari waktu ke waktu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Stetigkeit der Funktion ist für die Differenzierbarkeit notwendig.”
→Kontinuitas fungsi tersebut diperlukan untuk keterdiferensialan.
“Seine Arbeit zeichnet sich durch große Stetigkeit aus.”
→Pekerjaannya dicirikan oleh konsistensi yang besar.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'stetig' (terus-menerus/stabil) dengan akhiran '-keit' untuk membentuk kata benda abstrak. Istilah ini menjadi sangat teknis dalam matematika abad ke-19 melalui karya matematikawan seperti Augustin-Louis Cauchy dan Karl Weierstrass.