stumpfsinn
/ˈʃtʊmp͡fˌzɪn/
🇩🇪Bahasa JermanBahasa JermanKata BendaPsikologiKondisi ManusiaNetral
Ringkasan Makna
Kebodohan, kedangkalan, atau ketumpulan pikiran yang berlebihan sehingga tidak bermakna.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata benda dalam bahasa Jerman ini merujuk pada kondisi atau sifat yang sangat membosankan, tidak berakal, bodoh, atau hampa makna. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan rutinitas yang monoton dan menguras akal sehat, atau aktivitas yang tidak menuntut pemikiran sama sekali sehingga membuat seseorang merasa tumpul secara mental.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Fließbandarbeit führte oft zu intellektuellem Stumpfsinn.”
→Pekerjaan jalur perakitan sering kali mengarah pada kebodohan intelektual.
“Er ertrug den Stumpfsinn des Alltags kaum noch.”
→Dia hampir tidak tahan lagi dengan kehampaan rutinitas sehari-hari.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari kata 'stumpf' (tumpul/kusam) dan 'Sinn' (akal/makna/tujuan), yang secara harfiah berarti 'akal yang tumpul'.