tangis
/ta.ลษชs/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaEmosiFisiologiPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Pencurahan perasaan sedih, duka, atau haru yang disertai dengan keluarnya air mata dan suara isak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Tangis adalah respons fisiologis dan emosional manusia yang melibatkan pengeluaran air mata dari kelenjar lakrimal sebagai reaksi terhadap emosi yang kuat, seperti kesedihan, rasa sakit, kegembiraan yang meluap, atau frustrasi. Dalam konteks sosial, tangis sering dianggap sebagai bentuk komunikasi non-verbal untuk mencari empati atau bantuan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSuara tangis bayi terdengar dari kamar sebelah.โ
โThe sound of a baby's crying was heard from the next room.
โIa tidak mampu menahan tangis saat mendengar kabar duka itu.โ
โHe could not hold back his tears when he heard the sad news.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu-Polinesia. Dalam banyak budaya, tangis sering dikaitkan dengan kerentanan emosional, namun dalam beberapa tradisi (seperti upacara adat tertentu), tangis juga bisa menjadi bagian dari ritual pelepasan atau penghormatan.