terukir
/tər.u.kɪr/
🇮🇩Bahasa IndonesiaVerbaSastra
Ringkasan Makna
Sudah diukir atau digoreskan pada suatu permukaan; dapat pula bermakna tertanam dengan kuat di dalam hati atau ingatan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'terukir' merupakan bentuk kata kerja pasif dari 'ukir'. Selain merujuk pada objek fisik yang telah diberi pahatan atau goresan (seperti batu, kayu, atau logam), kata ini sangat sering digunakan dalam konteks kiasan untuk menyatakan sesuatu (seperti kenangan, janji, atau perasaan) yang tertanam, terpatri, atau teringat dengan sangat mendalam dan abadi di dalam hati maupun ingatan seseorang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Namanya terukir indah di atas plakat penghargaan itu.”
→Namanya terukir indah di atas plakat penghargaan itu.
“Kenangan masa kecil di desa itu selalu terukir di dalam ingatanku.”
→Kenangan masa kecil di desa itu selalu terukir di dalam ingatanku.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata 'ukir' (seni memahat permukaan benda keras), yang kemudian mengalami perluasan makna secara metaforis dalam sastra dan budaya Melayu-Indonesia untuk menggambarkan memori atau emosi yang abadi.