user experience
/ˈjuː.zər ɪkˈspɪə.ri.əns/
🇬🇧Bahasa InggrisTeknologiDesainBisnisProfesional
Ringkasan Makna
Pengalaman pengguna secara keseluruhan saat berinteraksi dengan suatu produk, sistem, atau layanan, terutama dalam hal kemudahan penggunaan dan kepuasan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
User Experience (UX) merujuk pada seluruh aspek interaksi pengguna dengan perusahaan, layanannya, dan produk-produknya. Ini mencakup bagaimana pengguna merasakan, memikirkan, dan berperilaku saat menggunakan produk digital (seperti aplikasi atau situs web) maupun produk fisik. UX yang baik berfokus pada pemahaman mendalam tentang pengguna, apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka hargai, kemampuan mereka, dan juga keterbatasan mereka. Desain UX bertujuan untuk membuat produk yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mudah digunakan, efisien, dan menyenangkan untuk berinteraksi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The new app update significantly improved the user experience by simplifying the checkout process.”
→Pembaruan aplikasi baru tersebut secara signifikan meningkatkan pengalaman pengguna dengan menyederhanakan proses pembayaran.
“A good user experience is crucial for retaining customers on an e-commerce website.”
→Pengalaman pengguna yang baik sangat penting untuk mempertahankan pelanggan di situs web e-commerce.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah 'user experience' pertama kali dipopulerkan pada awal tahun 1990-an oleh Don Norman, seorang ilmuwan kognitif yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden Grup Teknologi Canggih di Apple. Norman menciptakan istilah ini karena merasa bahwa 'antarmuka pengguna' (user interface) dan 'kegunaan' (usability) terlalu sempit untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman seseorang saat berinteraksi dengan suatu sistem atau produk, termasuk desain industri, kemasan, dan layanan pendukung.