Utang yang dicatat
/utang yang di-cat-at/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKeuanganAkuntansiPajakNetral
Ringkasan Makna
Utang yang dicatat adalah utang yang telah direkam dan dipantau secara akurat dalam buku besar perusahaan atau individu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Utang yang dicatat adalah utang yang telah direkam dan dipantau secara akurat dalam buku besar perusahaan atau individu, sehingga dapat diakses dan diperiksa dengan mudah. Ini berbeda dengan utang yang tidak dicatat, yaitu utang yang tidak direkam atau dipantau secara akurat. Utang yang dicatat biasanya digunakan untuk keperluan keuangan dan akuntansi, seperti dalam laporan keuangan atau pajak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPerusahaan harus mencatat semua utang yang dicatat dalam laporan keuangan tahunan.โ
โPerusahaan harus mencatat semua utang yang dicatat dalam laporan keuangan tahunan.
โPemerintah harus memantau utang yang dicatat untuk menghindari kesalahan dalam penghitungan pajak.โ
โPemerintah harus memantau utang yang dicatat untuk menghindari kesalahan dalam penghitungan pajak.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'utang yang dicatat' merupakan istilah yang umum digunakan dalam bidang keuangan dan akuntansi di Indonesia. Istilah ini tidak memiliki asal-usul yang spesifik, tetapi telah menjadi bagian dari bahasa keuangan yang digunakan dalam praktik keuangan dan akuntansi di Indonesia.