utang yang resmi
/uˈtang yaŋ resmi/
🇮🇩Bahasa IndonesiaHukumKeuanganEkonomi
Ringkasan Makna
Utang yang telah disetujui dan diakui secara resmi oleh pihak yang berwenang, biasanya dengan jaminan atau garansi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Utang yang resmi adalah utang yang telah disetujui dan diakui secara resmi oleh pihak yang berwenang, seperti bank, lembaga keuangan, atau pemerintah. Utang ini biasanya memiliki jaminan atau garansi yang kuat, sehingga memudahkan pelunasan dan mengurangi risiko kegagalan pembayaran. Utang yang resmi juga dapat memberikan keuntungan tambahan, seperti bunga yang lebih rendah atau syarat pembayaran yang lebih fleksibel.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Saya telah mengajukan pinjaman utang yang resmi kepada bank untuk membiayai proyek bisnis saya.”
→Saya telah mengajukan pinjaman utang yang resmi kepada bank untuk membiayai proyek bisnis saya.
“Perusahaan kami telah mengambil utang yang resmi dari lembaga keuangan untuk membiayai ekspansi bisnis.”
→Perusahaan kami telah mengambil utang yang resmi dari lembaga keuangan untuk membiayai ekspansi bisnis.
Asal-usul & Konteks Budaya
Konsep utang yang resmi telah ada sejak lama dalam hukum dan keuangan di Indonesia. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan utang yang telah disetujui dan diakui secara resmi oleh pihak yang berwenang, sehingga memudahkan pelunasan dan mengurangi risiko kegagalan pembayaran.