verzetsprocedure
/vɛrˈzɛts.proːsəˌdyːrə/
🇳🇱Bahasa BelandaHukumIstilah TeknisHukum PerdataBelandaNetral
Ringkasan Makna
Prosedur hukum perlawanan yang diajukan oleh tergugat atas putusan verstek (putusan tanpa hadirnya tergugat) di pengadilan yang sama.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Verzetsprocedure adalah tata cara atau mekanisme hukum perdata dalam sistem hukum Belanda (dan diadopsi dalam hukum acara perdata Indonesia) di mana pihak tergugat yang divonis kalah secara verstek (tanpa pernah hadir di persidangan) mengajukan upaya hukum perlawanan (verzet). Prosedur ini bertujuan untuk membuka kembali pemeriksaan perkara dari awal di pengadilan yang sama, guna memberikan hak kepada tergugat untuk membela diri dan membantah gugatan penggugat.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“De gedaagde startte een verzetsprocedure om het verstekvonnis aan te vechten.”
→Tergugat memulai prosedur perlawanan untuk menyanggah putusan verstek.
“Advocaat adviseerde de cliënt om binnen de termijn een verzetsprocedure in te stellen.”
→Pengacara menasihati klien untuk mengajukan prosedur perlawanan dalam tenggat waktu yang ditentukan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Belanda, gabungan dari kata 'verzet' (perlawanan) dan 'procedure' (tata cara/proses). Istilah ini masuk ke dalam perbendaharaan hukum Indonesia melalui Hukum Acara Perdata (HIR/RBg) yang merupakan warisan sistem hukum kolonial Belanda (Civil Law).