weton
/wษ.tษn/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBudayaJawaPenanggalanTradisiNetral
Ringkasan Makna
Hari kelahiran seseorang berdasarkan penanggalan Jawa yang merupakan gabungan dari hari dalam seminggu (7 hari) dan pasaran (5 hari).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Weton adalah sistem penanggalan atau hari lahir tradisional masyarakat Jawa yang menggabungkan siklus 7 hari dalam seminggu (Senin sampai Minggu) dengan siklus 5 hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Dalam budaya Jawa, weton sering digunakan untuk menghitung kecocokan jodoh, meramalkan watak seseorang, menentukan hari baik untuk mengadakan hajat, atau membaca nasib.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBocah iku lair pas udan deres, wetone Selasa Kliwon.โ
โAnak itu lahir saat hujan deras, wetonnya Selasa Kliwon.
โWong Jawa biyen biasane ngitung weton sadurunge nikahake anak.โ
โOrang Jawa zaman dulu biasanya menghitung weton sebelum menikahkan anaknya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa Kuno, kata 'weton' terbentuk dari kata 'wetu' yang berarti keluar atau lahir, mendapat akhiran '-an' yang menunjukkan suatu hasil atau kejadian. Tradisi penghitungan weton berakar dari sistem kalender Jawa kuno yang memadukan kalender Saka, Islam, dan sistem pancawara.