Widersetzlichkeit
/ˈviːdɐˌzɛt͡slɪçkaɪ̯t/
🇩🇪Bahasa JermanHukumPsikologiSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Sifat atau tindakan menentang, membangkang, atau tidak patuh terhadap otoritas atau perintah.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Widersetzlichkeit adalah kata benda dalam bahasa Jerman yang merujuk pada disposisi atau perilaku seseorang yang menolak untuk tunduk, patuh, atau bekerja sama dengan otoritas, aturan, atau instruksi. Dalam konteks hukum, istilah ini sering dikaitkan dengan perlawanan terhadap petugas atau ketidakpatuhan terhadap perintah resmi. Secara psikologis, ini mencerminkan sikap keras kepala atau resistensi terhadap pengaruh luar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Widersetzlichkeit des Angeklagten erschwerte die polizeiliche Arbeit.”
→Pembangkangan terdakwa mempersulit pekerjaan polisi.
“Seine ständige Widersetzlichkeit gegenüber den Anweisungen führte zu seiner Entlassung.”
→Ketidakpatuhannya yang terus-menerus terhadap instruksi menyebabkan pemecatannya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata kerja 'widersetzen' (menentang) dan akhiran '-lichkeit' yang membentuk kata benda abstrak. Istilah ini berakar dari bahasa Jerman klasik dan sering digunakan dalam literatur hukum serta narasi formal untuk menggambarkan perilaku oposisi terhadap otoritas.