أبدية
/ʔabadijːah/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabKata BendaIstilah FilosofisTeologiNetral
Ringkasan Makna
Keabadian atau sifat kekal yang tidak memiliki akhir (berlangsung selamanya).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam bahasa Arab dan tradisi teologi serta filsafat Islam, 'abadiyyah' (أبدية) merujuk pada konsep keabadian tanpa akhir (everlastingness). Berbeda dengan konsep 'azaliyyah' yang berarti keabadian tanpa awal di masa lalu, 'abadiyyah' menekankan eksistensi atau kondisi yang tidak akan pernah berhenti, binasa, atau berakhir di masa depan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“الإيمان بالحياة الأبدية جزء من العقيدة الإسلامية.”
→Kepercayaan pada kehidupan yang abadi (akhirat) adalah bagian dari akidah Islam.
“بحث الفلاسفة في مفهوم الأبدية والزمن.”
→Para filsuf membahas tentang konsep keabadian dan waktu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata bahasa Arab أ-ب-د (a-b-d) yang merujuk pada waktu yang tidak terbatas. Kata ini diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi 'abadi'. Dalam filsafat Islam, istilah ini dibedakan secara spesifik dari kata 'azali' (tanpa awal), sementara 'abadi' berarti tanpa akhir.