بهيمة
/baˈhiː.mah/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabAgamaZoologiNetral
Ringkasan Makna
Binatang atau hewan ternak, khususnya mamalia berkaki empat yang tidak berakal.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'baḥīmah' (بهيمة) dalam bahasa Arab secara etimologis merujuk pada setiap hewan berkaki empat. Dalam konteks hukum Islam (fiqih), istilah ini sering digunakan secara spesifik untuk hewan ternak yang halal dikonsumsi seperti unta, sapi, dan kambing (an-na'am). Bentuk jamaknya adalah 'bahā'im' (بهايم).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“أُحِلَّتْ لَكُم بَهِيمَةُ الْأَنْعَامِ”
→Dihalalkan bagimu hewan ternak (baḥīmah al-an‘ām).
“تُسْتَخْدَمُ الْبَهَائِمُ فِي الزَّرَاعَةِ قَدِيمًا.”
→Hewan-hewan ternak digunakan dalam pertanian pada masa lalu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini memiliki akar klasik dalam leksikon Arab dan banyak ditemukan dalam teks-teks keagamaan Islam, termasuk Al-Qur'an dan kitab-kitab fiqih, untuk mengkategorikan jenis hewan tertentu yang berkaitan dengan hukum kurban, zakat, dan konsumsi.