دَهَاء
/daˈhaːʔ/
🇸🇦Bahasa ArabBahasa ArabPsikologiKarakteristikNetral
Ringkasan Makna
Kecerdasan yang tajam, kelicikan, atau kemampuan strategis yang luar biasa dalam menghadapi situasi sulit.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Daha' (دَهَاء) merujuk pada kecerdasan yang sangat tajam (acute intelligence) yang sering kali disertai dengan kelicikan atau kemampuan untuk memanipulasi situasi demi mencapai tujuan. Dalam konteks klasik, istilah ini sering disematkan kepada tokoh-tokoh yang memiliki kemampuan diplomasi atau strategi perang yang sangat lihai, di mana seseorang mampu membaca niat lawan dan bertindak dengan sangat taktis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“عُرِفَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ بِالدَّهَاءِ فِي السِّيَاسَةِ.”
→Amr bin Ash dikenal karena kecerdasan strategisnya dalam politik.
“يَتَمَتَّعُ هَذَا الْقَائِدُ بِدَهَاءٍ كَبِيرٍ فِي إِدَارَةِ الْمَعَارِكِ.”
→Pemimpin ini memiliki kecerdasan taktis yang besar dalam mengelola pertempuran.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata Arab 'd-h-w' (د ه و), istilah ini sering digunakan dalam literatur sejarah Islam untuk menggambarkan 'kecerdasan politik' (daha' siyasi). Istilah ini memiliki nuansa positif jika digunakan untuk strategi yang bijak, namun bisa bermakna negatif jika dikaitkan dengan tipu daya.