مرجأ
/mur.jaʔ/
🇸🇦Bahasa ArabAgamaTeologiSejarah IslamFilosofi
Ringkasan Makna
Istilah teologi Islam yang merujuk pada penundaan penilaian terhadap pelaku dosa besar hingga hari kiamat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'Murja' (Murji'ah) berasal dari bahasa Arab yang secara harfiah berarti 'orang yang menunda' atau 'menangguhkan'. Dalam konteks sejarah teologi Islam, aliran Murji'ah muncul sebagai respons terhadap perdebatan mengenai status keimanan orang yang melakukan dosa besar. Mereka berpendapat bahwa kemaksiatan tidak merusak keimanan seseorang selama ia tetap beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan penentuan hukuman atau status akhir pelaku dosa besar ditangguhkan kepada Allah SWT di akhirat kelak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“ظهرت فرقة المرجئة في العصر الأموي ك رد فعل على الخوارج.”
→Golongan Murji'ah muncul pada masa Bani Umayyah sebagai reaksi terhadap kaum Khawarij.
“يختلف الفكر المرجاوي عن الفكر المعتزلي في تحديد مفهوم الإيمان.”
→Pemikiran Murji'ah berbeda dari pemikiran Muktazilah dalam mendefinisikan konsep keimanan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata bahasa Arab ر ج أ (ra-ja-a) yang berarti menunda atau mengharapkan. Istilah ini melekat pada sejarah mazhab teologi Islam (kalam) awal yang dikenal sebagai Murji'ah.