Arbeitsverweigerung
/ˈaʁbaɪ̯tsfɛɐ̯ˌvaɪ̯ɡəʁʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanHukumKetenagakerjaanIstilah Teknis
Ringkasan Makna
Tindakan menolak untuk melaksanakan tugas atau pekerjaan yang diperintahkan oleh atasan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks hukum ketenagakerjaan Jerman, 'Arbeitsverweigerung' merujuk pada penolakan sengaja dan tidak sah oleh karyawan untuk melakukan kewajiban kerja yang telah disepakati dalam kontrak. Hal ini sering menjadi dasar bagi pemberi kerja untuk memberikan teguran tertulis (Abmahnung) atau, dalam kasus berat, pemutusan hubungan kerja (Kündigung).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die grundlose Arbeitsverweigerung kann eine fristlose Kündigung rechtfertigen.”
→Penolakan kerja tanpa alasan dapat membenarkan pemutusan hubungan kerja secara langsung.
“Er wurde wegen wiederholter Arbeitsverweigerung abgemahnt.”
→Dia diberi teguran tertulis karena penolakan kerja yang berulang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari 'Arbeit' (kerja) dan 'Verweigerung' (penolakan). Istilah ini sangat spesifik dalam terminologi hukum perburuhan Jerman (Arbeitsrecht) untuk mendefinisikan pelanggaran kontrak kerja.