brem
/brษm/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaKulinerMakanan TradisionalJawaNetral
Ringkasan Makna
Makanan tradisional Indonesia berbahan dasar ketan fermentasi yang bertekstur padat, kering, dan memberikan sensasi rasa manis keasaman yang langsung lumer di mulut.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Brem adalah penganan tradisional khas Indonesia, khususnya dikenal berasal dari daerah Madiun (seperti Desa Kaliabu, Caruban) dan Wonogiri. Brem dibuat dari sari ketan (biasanya ketan putih atau hitam) yang dikukus, difermentasi dengan ragi selama beberapa hari, kemudian air perasannya diendapkan dan dimasak hingga menjadi adonan padat yang dikeringkan dan dipotong-potong. Saat dikonsumsi, brem memiliki ciri khas unik berupa sensasi mendesis dan langsung mencair (lumer) ketika bersentuhan dengan air liur di lidah.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBrem Madiun adalah oleh-oleh khas yang sangat digemari karena sensasinya yang unik di lidah.โ
โBrem Madiun adalah oleh-oleh khas yang sangat digemari karena sensasinya yang unik di lidah.
โAnak-anak sangat menyukai brem karena rasanya yang manis dan langsung lumer saat dimakan.โ
โAnak-anak sangat menyukai brem karena rasanya yang manis dan langsung lumer saat dimakan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Brem merupakan produk inovasi fermentasi ketan tradisional Nusantara yang telah diwariskan secara turun-temurun, terutama berkembang pesat di Pulau Jawa sejak masa kolonial atau bahkan sebelumnya sebagai cara mengawetkan dan mengolah hasil panen ketan.