Freistellung
/ˈfʁaɪˌʃtɛlʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanHukumKetenagakerjaanBisnisNetral
Ringkasan Makna
Pemberlakuan pembebasan sementara dari kewajiban bekerja bagi seorang karyawan, sering kali dengan tetap menerima gaji.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Freistellung adalah istilah hukum ketenagakerjaan di Jerman yang merujuk pada situasi di mana pemberi kerja membebaskan karyawannya dari kewajiban untuk melakukan pekerjaan. Hal ini sering terjadi selama masa tenggang pemutusan hubungan kerja (Kündigung), negosiasi pesangon, atau ketika ada alasan operasional tertentu. Dalam banyak kasus, karyawan tetap menerima gaji penuh (fortzusage der Bezüge) selama periode pembebasan ini.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Nach der Kündigung erhielt er eine sofortige Freistellung bis zum Ende der Kündigungsfrist.”
→Setelah pemecatan tersebut, ia langsung dibebaskan dari tugasnya hingga akhir masa pemberitahuan.
“Die Freistellung kann widerruflich oder unwiderruflich vereinbart werden.”
→Pembebasan tugas tersebut dapat disepakati secara dapat dicabut atau tidak dapat dicabut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari kata 'frei' (bebas) dan 'Stellung' (penempatan/posisi). Istilah ini sangat khas dalam praktik hukum ketenagakerjaan di Jerman, Austria, dan Swiss (DACH region).